Profesional. Mungkin sebagian orang yang mulai berkecimpung dengan pekerjaan yang melibatkan orang lain semisal tim, klien, atau dengan lawan kita dalam berkerja dan berkreasi sudah nggak asing dengak kata ini. Lalu maksudnya profesional itu gimana ya?
Profesional
Ya kali misalnya kita kerja jadi fotografer, trus yang jadi modelnya mantan sama pasangannya di acara Pre Wedding. Ahak. Baper... baper deh. Tapi kan kudu profesional. Jepretin aja tuh mereka mesra-mesra, pegangan tangan, romantis dan bikin luka tersayat. Ouh...
Ntar liat aja,
fotonya dikasih efect alay.
Efect 360 mode on.
kasih balon bertebaran,
burung berterbangan,
stiker kucing lewat...
Efect 360 mode on.
kasih balon bertebaran,
burung berterbangan,
stiker kucing lewat...
Waks.
Jangan.. bukan gitu profesional itu ya. Hihi. Ya intinya tetap bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya meski situasi dan kondisinya tidak memungkinkan atau bahkan merugikan kita sendiri. Misal, ada jadwal rapat dengan klien B, padahal ini lagi rapat sama klien A. 30 menit lagi kudu on time di sana. Ya gimana caranya rapat ini nggak molor, supaya kita berhasil tepat waktu ketemu klien B.
Atau lagi, kita sudah punya komitmen untuk menghasilkan sesuatu, entah jadi seller busana online shop besar maupun masih baru yang kudu sabar untuk meladeni ke-kepo-an buyer-nya. Atau juga kudu profesional ketika customer service kena marah-marah customer-nya. Dan masih banyak lagi contohnya. Pengen ngamuk sih, tapi kudu profesional. Susah nggak tuh!
Mudah, jika kita sudah terbiasa. Maka biasakan supaya terasa mudah. :)
Profesional itu nggak melulu soal pekerjaan yang kerja di kantor, pake kemeja rapi. Profesinya dari segala bidang. Seni misalnya. Nah, ini ada contoh nyata yang bisa kita lihat. Ada girlband korea namanya GFRIEND. Kabarnya sih ini girlband baru yang baru debut di tahun 2015. Tahun kelahirannya mirip kaya adikku. Tahun 1997-1998-an gitu. Masih SMA.
Nah, kemarin entah dari mana tiba-tiba aku nemu judul video di youtube "Kenapa Ya? Anggota Girlband Ini Jatuh 9 Kali Saat Pentas" Penasaran, aku coba nonton dong. Dan rupa-rupanya beneran terjatuh-jatuh. Terutama yang kakinya ada band atau lilitan kaus di dengkulnya.
Coba nonton dulu ya video di bawah ini:
Sulit Nggak Sih Jadi Profesional?
Sulit. Karena pasti kita mengorbankan sesuatu untuk hal yang sebenernya kita nggak pengenin. Ya kan? Misal kita laper banget di kantor tapi belum masuk jam makan siang. Ya kita kudu tahan, padahal udah pengen delivery Cheese Roll di Pizza Hut misalnya. *Duh, aku jadi pengen keju-keju.*Mudah, jika kita sudah terbiasa. Maka biasakan supaya terasa mudah. :)
Profesional itu nggak melulu soal pekerjaan yang kerja di kantor, pake kemeja rapi. Profesinya dari segala bidang. Seni misalnya. Nah, ini ada contoh nyata yang bisa kita lihat. Ada girlband korea namanya GFRIEND. Kabarnya sih ini girlband baru yang baru debut di tahun 2015. Tahun kelahirannya mirip kaya adikku. Tahun 1997-1998-an gitu. Masih SMA.
Nah, kemarin entah dari mana tiba-tiba aku nemu judul video di youtube "Kenapa Ya? Anggota Girlband Ini Jatuh 9 Kali Saat Pentas" Penasaran, aku coba nonton dong. Dan rupa-rupanya beneran terjatuh-jatuh. Terutama yang kakinya ada band atau lilitan kaus di dengkulnya.
Coba nonton dulu ya video di bawah ini:
Mungkin yang nggak bisa nonton videonya, bisa lihat cuplikan terjatuh yang sampe terjungkal pada gambar di bawah ini. Sebenernya ada 2 adegan lagi tapi cuma kepleset aja, nggak kelihatan banget kalau terjatuh.
Mau ngetawain?
Nggak, aku bukan mau ngetawain. Juga nggak mau ngasihanin. Aku justru apresiasi... mereka cukup profesional. Harus lihat videonya sih supaya paham. Meski jatuh berkali-kali, mereka bangkit dan performanya terjaga. Nggak malu. Malah masih tersenyum dan berani melompat meski sebenernya mereka bisa nebak, "Pasti aku akan terjatuh lagi." Dan bisa disimak ketika mereka keluar panggung yang sering jatuh itu jalannya merunduk kesakitan.
Setelah diselidiki, rupanya lantai panggung basah. Sehingga licin. Rambut mereka juga basah. Tanda kalau abis ujan di panggung terbuka, soalnya lagi, MC-nya pake jas hujan gitu. Jadi bukan karena mereka nggak bisa menari.
Setelah diselidiki, rupanya lantai panggung basah. Sehingga licin. Rambut mereka juga basah. Tanda kalau abis ujan di panggung terbuka, soalnya lagi, MC-nya pake jas hujan gitu. Jadi bukan karena mereka nggak bisa menari.
Yang kubaca dari beberapa media, setelah insiden itu, bukannya di-bully, dicemooh, diketawain, tapi justru girlband baru ini makin booming dan dikenal dengan baik. Apalagi lagu yang dinyanyikan juga bagus kok di lagu ini.
Dari situ kita bisa ambil nilai positif, bahwa pekerjaan itu pasti beresiko. Apapun bisa mengancam diri sendiri. Tapi karena komitmen untuk profesional, maka semua akan terasa puas ketika semua usai. Ya seperti girlband itu tadi. Mereka sudah membuktikan bahwa mereka profesional dan semesta mendukung untuk mereka, menyanjung dan mengapresiasi mereka.
Sudah Profesional Kah Kita?
Aku pribadi, belum. Masih terus belajar untuk profesional. Terutama dengan kerjasama tim di kantor. Suka gagal fokus karena banyak sekali pekerjaan yang harus dikerjakan. Atau bahkan profesional dalam memanagemen keuangan. Bagaimana mengatur uang tabungan, uang belanja sehari-hari maupun belanja busana wanita online, Masih suka campur-campur kebutuhan utama dan pelengkap.
Kendalanya biasanya sih seputar reward kerja yang mungkin nggak sesuai. Dan... malas. Malas mau nepatin janji, males memanajemen waktu, malas mau menata diri, malas memperbaiki kualitas diri, malas mau jalin kerjasama, malas mau move on dari mantan. *mantan lagi mantan lagi*... kita jadi nggak berkembang, nggak profesional.
Profesional dong, udah disakitin mantan ya udah, selesai! Jangan didekatin lagi kalau nggak mau disakitin lagi. Profesional dong! Hehe...
Baca Juga Mantan Oh Mantanku
Kendalanya biasanya sih seputar reward kerja yang mungkin nggak sesuai. Dan... malas. Malas mau nepatin janji, males memanajemen waktu, malas mau menata diri, malas memperbaiki kualitas diri, malas mau jalin kerjasama, malas mau move on dari mantan. *mantan lagi mantan lagi*... kita jadi nggak berkembang, nggak profesional.
Profesional dong, udah disakitin mantan ya udah, selesai! Jangan didekatin lagi kalau nggak mau disakitin lagi. Profesional dong! Hehe...
Baca Juga Mantan Oh Mantanku
Sumber Gambar: Freepik | Google
48 komentar
Write komentarTulisan yang mencerahkan. Mesti belajar dari girlband yang jatuh itu. Kegagalan dan ketidak-sempurnaan jadi awal untuk kesuksesan ke depannya.
Replywah tulisannya berkesan sekali.. saya juga masih banyak belajar profesional dalam bekerja,apalagi kerja dalam dunia online. banyak godaannya nona vindy. "disitu kadang saya merasa sedih" hehe
ReplyTapi kenapa ya yang sering jatuh hanya dia aja yang ada tanda putih di kakinya lain tetap bisa menari dan menyanyi jadi kasian dan tetap bisa profesional di atas panggung.
ReplyAku masih kurang profesional, contohnya aja masih suka ngaret. Susah banget mba Vindy buat jadi profesional..
Replygue butuh banget nih wejangan gini, biar nyadarin diri sendiri. soalnya beberapa hari ini kayak lari dari tanggung jawab. padahal bnyk kerjaan yg dkt bnget sama deadline. tapi kok banyak bahas mantan nih si vindy?? gue kan jadi baper haha
ReplyWah.. betul. Sudah profesional kah kita?
ReplyAh aku bahkan gatau ada girlband yang bisa jatuh jatuhan gitu sampe 9 kali bok pas manggung.. ini berita viral kah kok aku ketinggalan?
Atau kak vindy ngasih contoh aja ?
Hebat ya ga di bully malah jadi booming.. coba kalau di indonesia
Wah itu anggotanya seumuran aku tuh kak, jadi ingin OTW ke Korea sekarang juga.
ReplyJadi profesional itu susah ya, makanya ada kantor yang melarang sesama karyawan untuk menjalin hubungan. Entar pas berantem gara-gara sekantor jadi gak kerja deh keduanya.
Terima kasih atas inspirasinya ... :)
ReplyProfesional itu sangat penting dalam kehidupan, terlebih jika kita sudah masuk ke dunia pekerjaan.
ReplySulit? Iyap saya setuju dengan statement di atas kalau profesional itu sulit karena pasti kita mengorbankan sesuatu untuk hal yang sebenernya kita nggak pengenin. Tapi semuanya sebenernya di lakukan dengan mudah, bila sudah terbiasa. Sulit itu hanya di awalnya saja.
Video diatas juga menginspirasi, dan bukan untuk di tertawakan. Bisa dilihat dari personil mereka yang tetap bangun lagi setelah terjatuh berkali-kali. Itu karena dia menjunjung tinggi ke-profesionalitas dalam pekerjaan dia.
Saya sendiri pun belum profesional, tapi sekarang lagi terus belajar bagaimana menjadi seorang yang profesional.
Terima kaish Jejen :) Semoga kita bisa belajar profesional ya :D
ReplyIya, kemungkinan yang ada putihnya itu udah kesakitan, fisiknya udah mulai lemah. Jadi dia mudah nggak seimbang badannya.
ReplyIya, susah ya. Aku juga lagi belajar nih.
ReplyIya, aku juga banyak banget pekerjaan yan dempet sama deadline. Bikin gagal fokus.
ReplyKayanya sih bakal jadi viral. Aku aja nemu di beranda yutup. Biasanya kan muncul karena banyak yang nonton. Beuh kalau di indonesia.. hehe gatau deh
ReplyCiyee... seumuraann... Ya, biasanya melawan ego masing-masing :D
Replysetujuuuuu! Toos! Iya, video itu memang ada nilai positif yang bisa diambil.
ReplySama-sama :D
ReplyBtw, itu kayaknya komentar haris kok dikacangin ya :D
ReplyAyo Vin, profesional membalas kmentar meskipun (mungkin) ada masa lalu diantara kalian haha..
Kalo gue kadang males karena emang reward kerja yang nggak sesuai juga lingkungan kerja yang nggak asik ~
Jadi belum bener2 bisa profesional lah~
Edotz tau aja...hahahaha... btw itu juga profesional, aku menempatkan diri untuk pegang komitmen stop untuk segala hal yang membuatku sakit hati dan kecewa berkali2. Wkwkwkwkw curcol deh.
Replyvindy, tulisan kamu menarik ya..cuman sekedar saran untuk fontnya bisa di gedein dikit? soalnya berlawanan banget sama gambar yang besar ituu terlebih dari itu bagus, aku iri hahaha
Replyjadi selamat belajar untuk menjadi profesional
kalau berbicara profesional saya sendiri belum bisa. karena profesional itu terdiri dari konsitensi, dedikasi dan mental hebat..
well, aku sendiri masih belajar untuk berdedikasi sama konsitensi jujur ini hal yang paling sulit dilakukan..
Profesional aja aku masih rada susah. Pekerjaanku yang dekat banget sama dunia digital dan social media yang maha luas ini, kadang bikin aku mau nangis kalo ngerjain kerjaan pas lagi liburan. Kadang juga aku egois dan lebih milih konsen sama hidup pribadiku. Tapi ya risiko sebenarnya, apalagi kerja untuk brand dan nge-handle social media-nya pula.
ReplyEmang butuh untuk ngalahin ego lebih banyak ya,Vind.
gue rasa profesional itu harus dilatih, dan orang yang terlatih kayak girl band tadi adalah mereka yang berusaha terus lanjut perform walaupun sering jatuh.
Replykita juga bisa deh jadi profesional, dan kayaknya kita butuh orang yng profesional juga untuk bisa jadi orang yang profesional. selain itu latihan manajemen waktu itu berguna banget tuh
Profesional itu emang sulit bagi yg belum terbiasa. Maka dari itu profesional butuh latihan dan kerja keras. Dengan usaha yg sungguh2 gue yakin kita bisa bakalan profesional.
ReplyJangan tanya orang lain kita udah profesional atau belum. Tanya lah pada hati kita.
JAdi keinget waktu nonton konser, penyanyinya jatuh dan penonton tidak ada yang tertawaiin tapi tetap kasih dukungan, tapi memang benar setiap pekerjaan pasti ada resikonya
Replykalau bicara profesional itu yang bisa nilai sepertinya oang lain ya, tpi setidaknya jika mau di bilang profesional kerja ya taati aja peraturannya :D
saya belon propesional... soalnya nulis komentar ini ketika lg bekerja di dunia offline :)
ReplyAku belom profesional vin, masih susah ngatur waktu, dateng ke kantor masih suka telat, masih susah ngatur uang dan mau nabung belum bisa bener, ah banyak lagi deh pokoknya. Tapi aku berusaha dan bakal belajar target utamaku ngatur keuangan biar g keteteran vid. Aku g mau hidup hedon sampe lupa g punya tabungan, oh no!
ReplyGagal itu awal dari kesuksesan sih kalau kata orang XD
Replyhttp://farrelandmerry.blogspot.co.id
Sebelum baca isinya, baca judulnya aja udah ngeh sih ini pasti ttg gfriend *radar kpop menyala* hahahaha
ReplyBtw, cerita menarik dr kejadian gfriend ini. Setelah video mereka jatuh jd viral, banyak senior mereka (baca: artis2 kpop yg lebih dulu debut sebelum gfriend) posting di sns mereka kalo mereka malu. Malu sama profesionalisme gfriend. Hebat :')
gw keknya masih kurang profesional, apalagi kalo mo janjian, gue suka nyuruh temen gue buat dateng cepet-cepet, sedangkan guenya masih molors :'D
Replymenjadi orang yang profesional memang sulit....
Replyharus mengatur waktu dengan sebaik baiknya... terkadang saya aja masih acak acakan ngatur waktunya ... hufth :(
Aku masih jauh dari kata profesional.
ReplyRasa malas selalu menjadi penghalang paling tebal ketika banyak rencana yang mau dilaksanakan. Sekarang lagi berusaha profesional di tempat kerja. Mengerjakan semua job desc yang udah di jelaskan.
Tapi tetap aja kadang malas itu datang dan akhirnya nunda.
Masih sulit banget profesional -_-
profesional sangat dituntut dalam bekerja, apalagi pekerjaannya banyak menargetkan hal2 tertentu,
Replyhal yang paling mendaasar agar kita ttatp profesional adalah kemauan dan tanggung jawab yang tinggi
slaam kenal ya mbak vindy :)
jadi berkaca diri nih mbak :3
Replysepertinya daku juga blum bisa propesional :3
Hehe, ini udah besar loh, masa terlalu kecil sih? :D Makasih yaa... Iya sama aku juga masih belajar untuk profesional nih...
ReplyIya, Cha.. kadang aku juga merasakan hal yang serupa. Kita memang kudu belajar profesional dikit-dikit.
ReplyIya setuju banget!!! Biar kita kerja enak, yang kerja sama dengan kita juga enak ya...
ReplyIya, kita tanya diri sendiri. :) semoga kita bisa yaa
ReplyIya juga ya.. orang lain yang bisa menilai. Tapi paling nggak untuk menjadi profesional kita harus memaksa diri sendiri untuk selalu disiplin. :)
ReplyNaaah... sama hihi ini juga sambil ngantor wkwkwk...
ReplyIya Pit. Aku juga masih susah membagi waktu. Jadi tanggung jawabnya berantakan. Apalagi melibatkan orang lain. :( Kalau masuk kantor aku sudah terbiasa untuk tepat waktu atau sebelumnya. Soalnya itu berhubungan dengan tunjangan hahaha
ReplyIya, bener. Kita jadi tahu yang salah. :D
ReplyIyeaah.... hahaa... iya betul banget. Yang lain jadi introspeksi diri. Dan akhirnya merasa malu kalah dengan yang masih baru debut seperti GFRIEND.
ReplyJiaah.. bisa begitu ya? Jangan gitu dong, kasihan temannya >.<
ReplyIya aku juga nih. Mengerjakan pekerjaan kantor tepat waktu dan teliti. Hahaha iya nunda karena malas adalah penyakit.
ReplySalam kenal juga Aisyah!
ReplyIya asal ada kemauan pasti semua berjalan dengan baik. Yuk kita berbenah diri ^^
Iya, :( Aku juga belum profesional. Sama kita yaa..
Replytau diri ajalah saya mah ngaku belom propsional hehe
Replypembahasan yang menarik, bikin berfikir sejenak untuk introspeksi
ReplyJejakkan komentar, saran, kritik, dan pertanyaan melalui Contact atau komentar di bawah ini. Gunakan komentar Facebook (di atas) jika ingin mendapat notifikasi balasan langsung dari Facebook. Atau bisa juga dengan akun Blog/Gmail.
Terima kasih berkenan membaca dan mampir di Vindy Pindy Mindy.
--- www.vindyputri.com ConversionConversion EmoticonEmoticon